RSS

Pengorbanan Dalam Menjejakkan Mimpi


Seharusnya hari ini dan 3 hari ke depan saya berada di ruang seminar, di kursi VIP mendengarkan petuah dari pebisnis sekaligus motivator top Indonesia, Tung Desem Waringin.

Tiket seminar sudah saya booking jauh-jauh hari sejak TDW University di launching oleh team internet marketing Pak Tung. Yang saya bayangkan waktu itu adalah saya bakal dapat banyak ilmu dahsyat yang dibagikan selama 3 hari full time (mulai jam 9 pagi s/d 9 malam). Apalagi tiket yang seharusnya berharga hampir 5 jutaan di diskon gila-gilaan hingga cukup hanya membayar 100ribu saja.

Sayangnya keinginan itu mesti saya kubur dalam-dalam. Padahal jarang sekali Pak Tung mengadakan seminar di Surabaya. Kenapa kesempatan berharga itu saya lepas? Terpaksa demi impian.

Kadang-kadang dalam memperjuangkan impian, kita perlu mengorbankan sesuatu yang kita anggap penting dan baik bagi diri kita. But dream is numero uno. Seminar Pak Tung masih bisa saya ikuti lain waktu, tapi dream yang satu ini kalau saya lepas, bisa-bisa tidak lulus kuliah.

Dream apa yang saya maksud? Dream no.102, menyelesaikan dan mengumpulkan Proposal Tugas Akhir (skripsi). Deadline pengumpulan proposal skripsi mepet sekali. Hingga setiap waktunya terasa begitu berharga sekali, khususnya pencarian data awal sebagai referensi.

Yah, mau bagaimana lagi. Inilah konsekuensi kuliah di jurusan teknik. Semuanya kudu fix dan pasti. Dunia teknik tidak mengenal "mungkin", tapi fix dan pasti. Well, satu keinginan sudah dilepas maka itu artinya saya harus lebih serius dan memperjuangkan dream ini. Jangan sampai ketidakikutsertaan saya di seminar Financial Revolution Pak Tung menjadi sia-sia.

Mungkin kalaupun tidak ikut seminar Financial Revolulution dan Marketing Revolution, saya bisa ikut "seminar online" di TDW University. Tapi nanti, setelah lulus kuliah, biar bisa praktekkan ilmunya dengan optimal.

7 comments:

Umar Puja Kesuma said...

Walaupun sangat dilematis, tapi saya yakin keputusan Mas Arief sudah tepat. Pengorbanan akan selalu ada dengan kadar yang berbeda-beda. Nah di situlah dibutuhkan sebuah keputusan yang matang dan jitu untuk membuat skala prioritas. Kita harus yakin 100% bahwa keputusan kita adalah tepat. Jadi harus diperjuangkan semaksimal mungkin.

Btw, boleh diposting nih, ada berapa ratus dreamnya!

Arief Maulana said...

@ Mas Umar - Ehm sementara ini ada 103 dream mas. Pelan tapi pasti ntar nambah, baik dream baru maupun dream yg tercapai...

dadang firdaos said...

semua harus ada yang dikorbankan...

aan.iskandar@blgo buat bisnis said...

teruskan mimpi-miimpi anda untuk terus sukses, mari kita saling mendo'akan untuik terus bisa bermimpi menggapai kesuksesan hakiki dunia dan akhirat..amin

salam sukses dari saya

chyo said...

mimpi adalah kunci kesuksesan...

salam sukses dri saya... :)

teruslah berjuang mengejar mimpi-mimpi..

lianawati said...

MEMANG TO MAKE DREAM COME TRUE HARUS ADA PENGORBANAN KARENA JANGAN YANG PREMIER DIKORBANKAN UNTUK YANG SEKUNDER SAYA BANGGA KENAL DENGAN SOSOK MAS ARIEF YANG MEMENTINGKAN YANG PASTI SEBAB WALAUPUN BACKGROUND SAYA FARMASI SAYA JUGA SUKA YANG PASTI2 BUKAN YANG MUNGKIN JADI KITA SAMA2 OK SUKSES SELALU

Arief Maulana said...

@ Dadang - karena hidup adalah pilihan
@ AAN - yuk mari
@ Echo - Insya Allah saya akan terus berjuang. Trims supportnya!
@ Lianawati - Amin, moga sama-sama sukses

Post a Comment

Tinggalkan jejakmu disini, agar dunia bisa melihatmu!